Cara Mengatasi Anak yang Suka Berbohong

Salah satu perilaku yang kurang baik bagi anak dan bisa menjadi kebiasaan yang merugikan adalah kebiasaan perilaku anak yang suka berbohong. Jika dibiarkan terus nanti hingga ia dewasa ia akan memiliki kebiasaan suka berbohong baik itu kepada orangtuanya ataupun kepada orang lain seperti temannya.

Kebiasaan suka berbohong ini jika dibiarkan lama kelamaan justru akan memberikan efek buruk dan dampak negatif dari kebiasaan tersebut. Ia akan terbiasa untuk berbohong yang kemudian akan membuatnya justru dihindari dan dijauhi oleh lingkungan dan teman-temannya.

Bahkan efek yang paling buruk jika anak menjadi seseorang dengan kebiasaan berbohong adalah ia akan dijauhi oleh orang disekitarnya. Ia akan dicap sebagai anak yang tidak bisa berkata jujur dan setiap perkataannya tidak akan pernah bisa dipercaya sedikitpun.

Berikut Cara Untuk Mengatasi Anak Berbohong

Bicarakan Baik-baik

Ketika anak ketahuan berbohong jangan langsung menghadapinya dengan segala tuduhan dan bentakan. Apalagi saat anak ketahuan berbohong didepan lingkungan teman ataupun keluarga. Hal ini akan membuatnya tidak merasa kapok tapi malah akan menimbulkan rasa kesal dan kebingungan dari dirinya.

Bukannya membuat anak menjadi kapok tetapi justru hal tersebut tidak akan memberikan efek jera sedikitpun. Ia hanya akan terus mencoba untuk berbohong dan berbohong lagi. Sebaiknya ajak anak bicara baik-baik dan berikan pengertian jika memang berbohong adalah perbuatan yang paling tidak benar dan bisa merugikan dirinya.

Jangan Mengancam

Ada juga cara yang dikira paling ampuh untuk membuat anak jera untuk berbohong adalah dengan mengancamnya dengan berbagai hukuman ataupun hal lainnya. Tetapi justru hal ini sebenarnya salah dan menjadi satu hal yang memancing anak untuk terus berbohong.

Ketika dirinya merasa terancam ia akan merasa takut dan justru ia menjadi ketakutan untuk mengatakan yang sejujurnya. Ia pun akan kesulitan untuk bisa berkata jujur dan lebih memilih untuk mengarang cerita dan menutupi kebohongannya saat ini dengan kebohongan yang lain.

Lakukan Pendekatan

Cara untuk mengatasi segala kebohongannya adalah dengan mendekatkan dirinya secara halus dan bersahabat. Bukan cara yang frontal dan kasar tetapi cara yang halus dan lembut menjadi cara terbaik untuk kemudian membuatnya berhenti untuk berkata bohong secara terus menerus.

Jangan menggunakan pendekatan dengan amarah dan emosi tetapi dekatkan dengan cara yang bersahabat. Jelaskan juga jika orangtua tidak akan memarahinya jika dirinya berkata jujur. Dengan begini ia pun akan merasa aman dan tidak akan mengulangi untuk berbohong karena ia merasakan jika jujur justru jauh lebih baik untuk dilakukan.

Jangan Mengintrogasi

Ketika sudah ada lagat yang menunjukan anak sedang berbohong dan Anda mencurigainya sebaiknya jangan langsung mengintrogasi anak dengan berbagai pertanyaan. Berbagai rentetan pertanyaan dengan gaya introgasi ini memang diiharapkan akan menjadi satu cara untuk membuat anak mengaku akan kesalahannya. Tetapi justru ini adalah cara yang buruk dan tidak benar.

Sebaiknya jika ingin membuat anak mengaku akan kesalahannya dalam berbohong adalah dengan mengumpulkan berbagai bukti terlebih dahulu. Caranya adalah dengan menanyakan kepada teman-temannya akan apa yang terjadi, pada guru ataupun orang-orang yang ada dilingkungannya.

Ketika sudah ada bukti yang terkumpul selanjutnya tinggal membeberkan pada anak. Tetapi tetap jangan dengan gaya dan logat yang mengintrogasi karena hal ini akan menimbulkan rasa trauma dan membuat anak menjadi takut. Selalu fokus untuk mencari solusi yang baik dan bukan memojokan anak dengan menyalahkannya.