Cara Mengatasi Marah Pada Anak

Saat usia masih anak-anak memang masih sangat sulit untuk mengendalikan perilaku yang kurang baik seperti kemarahan yang terlalu meledak-ledak. Jika anak marah hanya sekali, dua kali bisa saja dianggap sangat wajar. Tetapi, ketika anak terus menerus memiliki rasa marah yang terlalu berlebihan dan disampaikan dengan cara yang terlalu tidak wajar, tentu hal ini harus segera diatasi.

 

Rasa marah pada anak yang terlalu meluap-luap jika dibiarkan bisa menjadi satu kebiasaan sendiri hingga ia dewasa nanti. Hasilnya, ketika ia tersinggung ataupun kurang sesuai dengan keinginannya ia akan menyampaikan emosi tersebut dengan terlalu berlebihan.

Anak marah berantem

Berikut Cara Mengatasi Kemarahan Pada Anak

Beri Kedamaian Batin

Perilaku marah yang terlalu berlebihan pada anak bisa saja terjadi karena anak kurang mendapatkan rasa damai dan tentram dari dalam dirinya. Dari dalam diri yang tidak menemukan ketenangan akan menjadi satu gejolak tersendiri yang kemudian membuat anak memiliki tingkat emosional yang tidak stabil.

Lingkungan keluarga bisa menjadi satu faktor kenapa anak tidak mendapatkan rasa damai pada dirinya. Terkadang anak juga merasa kekosongan dari dalam dirinya yang membuatnya menjadi mudah untuk marah. Untuk mengatasinya selalu dekatkan diri pada anak supaya bisa menjadi satu cara menjaga rasa emosi dari dalam diri anak.

Ambil Waktu

Ketika melihat anak menunjukan perilaku kurang sopan dengan kemarahannya, biasanya orangtua juga akan terpancing untuk emosi. Demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan membuat suasana menjadi lebih tidak terkendali sebaiknya Anda mengalah terlebih dahulu untuk beberapa waktu.

Lebih baik menghindar dari anak terlebih dahulu untuk beberapa saat kemudian tunggu sampai Anda ataupun anak menjadi lebih tenang. Ketika sama-sama masih memiliki tingkat emosional yang tinggi akan sulit untuk saling mendengarkan dan mengerti, tetapi jika sudah dalam sama-sama dalam kondisi yang tenang maka seluruhnya akan menjadi lebih mudah untuk mencari tahu apa yang membuat anak menjadi marah.

Ketika meninggalkan anak Anda pun juga harus memberitahu dengan setenang mungkin dengan contoh kalimat “Ibu sedang sangat marah saat ini dan belum bisa bicara. Ibu akan ke kamar terlebih dahulu untuk menenangkan diri”. Kalimat ini justru menjadi pemicu untuk anak untuk berpikir jika yang dilakukannya benar-benar salah.

Bercanda Bersama Keluarga

Salah satu obat yang paling mujarab untuk mengatasi kemarahan pada anak adalah selalu ajak anak untuk bercanda dan tertawa bersama dnegan keluarga. Ciptakan suasana keluarga yang saling berbagi dan bisa menghangatkan suasana ketika bersama. Tertawa dan bercanda merupakan obat yang paling ampuh untuk mengendalikan emosi pada anak.

Bercanda dengan rasa humor yang positif akan menjadi hal yang sangat baik untuk anak. Disela-sela saling bercanda dan menyampaikan humor, bisa juga dibarengi dengan memberikan nasihat-nasihat yang terselip pada setiap bercandaan tersebut. Setiap nasihat tersebut nantinya akan lebih masuk dan bisa didengarkan dengan baik oleh anak.

Minta Bantuan

Ketika anak memang sangat sulit untuk dikendalikan emosinya, sudah saatnya untuk mencari bantuan dari pihak ketiga. Melibatkan pasangan untuk membuat anak menjadi lebih mengerti dan paham tentu akan membuat beban dari rasa marah dari anak menjadi lebih terkendali.

Setidaknya dengan melibatkan kedua orangtuanya, anak akan lebih mengerti dan paham jika sikap dan perilaku marah yang ia perlihatkan sangatlah tidak baik. Anak akan berpikir ulang dan paham jika apa yang ia lakukan adalah salah dan bisa menjadi efek jera untuknya.