Cara Mengatasi Perilaku Buruk Anak

Perilaku yang buruk pada anak bukan berarti tidak bisa diatasi dengan baik. Asalkan dengan cara yang tepat, seluruh perilaku buruk pada anak bisa dihilangkan sehingga tidak menjadi kebiasaan yang kebablasan hingga ia dewasa. Segala perilaku yang kurang baik pada anak ini haruslah segera diatasi oleh orangtua supaya anak tidak kebablasan dengan sikap dan perilakunya yang negatif.

 

Anak yang memiliki perilaku yang kurang baik bisa terjadi karena beberapa faktor. Misalnya faktor lingkungan keluarga, faktor lingkungan sekolah, faktor pertemanan hingga faktor dari dalam diri menjadi faktor penyebab anak kemudian berperilaku negatif. Dengan beberapa cara seperti berikut ini seluruh perilaku negatif anak bisa diatasi dan membuat anak lebih bersikap baik dan positif.

Berikut Cara Mengatasi Perilaku Buruk Anak

Ketika Anak Memukul

Salah satu perilaku buruk pada anak yang kurang baik dan bisa menjadi kebiasaan yang kurang mengenakan adalah ketika anak memiliki kebiasaan memukul baik itu pada saat dia marah ataupun tanpa sebab sekalipun. Terutama ketika ia merasa terganggu, ia tidak akan merasa segan untuk memukul lawannya. Perilaku yang seperti ini jika dibiarkan akan mendorong anak menjadi pribadi yang kasar.

Untuk mengatasi anak dengan kebiasaan yang satu ini adalah dengan memahami terlebih dahulu apa tujuan anak berperilaku kasar dan bagaimana awal mula anak memiliki kebiasaan tersebut. Kemudian jelaskan dengan pelan-pelan dan baik kepada anak jika kebiasaannya tersebut bukanlah kebiasaan yang baik dan harus dirubah.

Jika perlu ketika anak sudah dinasihati dengan baik dan diberi tahu namun anak tetap melakukan perilaku memukul tidak ada salahnya sesekali untuk diberi hukuman. Hukuman yang ringan namun bisa memberi efek jera bisa menjadi solusi ampuh untuk membuat anak tidak lagi berperilaku yang kurang mengenakan.

Selalu Konsisten

Ketika ingin dengan segera membuat anak menjadi jera saat berbuat buruk kepada orang lain sebaiknya Anda juga harus selalu konsisten untuk menerapkan seluruh hal tersebut. Dengan memperlihatkan ekspresi yang berbeda tentu akan membuat anak tidak bisa menangkap bagaimana seharusnya mereka bersikap.

Hal yang paling penting adalah selalu konsisten akan apa yang salah dan mana yang benar. Jangan sampai membiarkan anak sekali saja melakukan kesalahan-kesalahan negatif seperti melanggar peraturan ataupun perbuatan negatif lainnya. Karena sekali saja dibiarkan akan membuat anak menjadi terbiasa untuk berbuat buruk.

Jelaskan dan Beri Pengertian

Sebelum segalanya terlanjur menjadi semakin parah selalu luangkan waktu untuk mendekatkan diri kepada anak kemudian berikan pengertian dan penjelasan tentang apa perilaku buruk itu. Selain itu juga jelaskan tentang kenapa perilaku buruk itu dilarang dan apa dampaknya jika anak berperilaku seperti itu.

Anak akan tetap bisa mengerti dan paham tentang hal-hal yang dijelaskan oleh orangtua. Meskipun anak masih berusia sangat dini namun tetap berusaha supaya anak bisa lebih mengerti dan bisa memahami dengan baik jika perilakunya tersebut merupakan perilaku yang salah.

Hargai Setiap Proses

Ketika anak harus menghentikan kebiasaan buruknya, tentu anak juga akan melewati beberapa proses dan tahap tertentu. Meskipun berjalan dengan sangat lamban, tetapi orangtua juga harus bisa memahami jika merubah perilaku anak tidak bisa dilakukan dengan begitu saja.

Setiap perkembangan proses pada anak harus menjadi satu hal yang kemudian dihargai dan diberikan penghargaan pada anak. Dengan cara ini diharapkan bisa lebih ampuh untuk membuat anak berubah dan menjauhkan perilaku buruk yang sudah menjadi kebiasaan darinya tersebut.